Jumat, 09 Juli 2021

MASALALU DAN KENANGAN

 Masa lalu tikam akan hilang 

Ia ada tapi tidak tahu jalan pulang. 

Untuk itu ia menitipkan surat 

Kadang kepada sesuatu yang tidak 

Dapat kita duga. 


Kita menyebutnya KENANGAN

KENANGAN

 Kamu adalah kenangan 

Yang datang dan pergipergi 

Menyusuri ingatan. 

Setia mengunjungimku 

Yang tak pandai perihal melepaskan.







Kamis, 24 September 2020

RINDU

 Sehingga kita hanya saling rindu saja

Seperti pohon yang tumbuh berdekatan

Daun-daun kita bertemu dan bertimbunan

Ditanah yang sama

Angin menghepas dahan kita,kita roboh

Tapi tak pernah satu dalam pelukan

Walau hanya untuk kematian

Walau kita ingin

Rabu, 15 Maret 2017

si anak malam

si anak malam

pernahkah kamu belajar memahami?

bahwa melupakanmu adalah jalan yang

panjang berlubang yanng harus ku tempuh sendiri

aku harus melangkah pelan-pelan

agar tak jatuh dan tetap

bisa sampai ke tujuan

 

itulah alasan sederhanaku

tidak ingin lagi bertatapan dengan matamu di hari depan

aku taku,

aku takut jatuh lagi pada lubang yang sama

rasa sediih ini butuh waktu

yang panjang untuk pulih kembali

teteaplah menjauh

agar hidupku bisa kujalani

dengan seharusnya lagi

Selasa, 07 Maret 2017

hujan seperti tak sengaja berubah menjadi gerimis
dan malam serasa semakin manis
kopi di hidangkan dengan gelas plastik putih transparan
berkerudung coklat dan bibirmu yang merah
sembari meminum kopi di pinggir jalann
aahhh,,,entah pagi itu indah sekali


orang orang yang di perah siang tubuhnya
akan mengadukan nasibnya di kedai kopi pada malam hari 
udara tidak beracun tapi surat surat tagihan
yang datang tiap awal bulan adalah alat
penyiksa yanng lunak ujudnya


semenjak pagi itu aku selalu teringat engku
setiap kali berjalan 
setiap ada kerumitan di dalam kepala
hutan hutan yang rimbun tempat aku tinggal
sesungguhnhya tempat aku tersesat
aku bukan ingin menetap,aku hanya tak bisa pulang


aku sudah pasrah
oleh sebab itu aku harus mencintaimu
sampai selesai....
apa yang berterbangan di udara
selain harum minyak wangimu
dan bebauan sisa hujan
terkadang rinmdu hanya kegagalanku
mewujudkanmu dalam kenangku
merindukanmu dalam tenangku
 
 
 
 
lokasi curug cibeurem gunung gede pangrango

si anak malam

si anak malam

si anak malam

si anak malam

Minggu, 05 Maret 2017

telusurilah rintik hujan

yang mengajukan ribuan

 pertanyaan tentangmu

tepat di ujung jemarimu

adakah kau eja namaku

di antara rinai rinai itu

 

lihat lah kau yang selalu

mempertanyakan ketidak hadiranku

tanpa sedikitpun menyinggung

ketidak mampuanku menahan rindu

 

sesekali jadilah aku

jadi kau akan tau kenapa

serajin itu aku mendoakanmu

Sabtu, 04 Maret 2017

sepanjang malam

hujan memaksaku meneduh diri

di sudut kota yang kian basah

dan kenangan terasa kian menyusahkan

 

aspal berkilauan 

orang yang berlalu lalang dalam

hujan yang tajam begini adalah jiwa jiwa

yang berhasil berdamai dalam peperangan

 

begitukan...??

rindu selalu tak bisa dimenangkan

seperti hujan yang tak bisa dielakan

perdamaian dalam rindu sesungguhnya kekekalan yang berulang

yang pura pura kita terima

 

dari pinggiran atap

hujanjatuh seperti tali,menari nari

tarian angin yang kian dingin di lenganku

 lengan yang telah lupa cara memelukmu

aku yang selalu lupa cara melupakanmu

 


Kamis, 02 Maret 2017

::: ANDA

tak apa jika kau tak bisa berbincang denganku
berbincanglah dengan angin yang memaikan rambutmu
berbincanglah dengan air yang sejuk di kaki mu
berbincang lah dengan hujan yang jatuh di wajahmu
berbincang lah dengan cahaya matahari pagi yang lembut di kulitmu


batu batu berbicara,kayu kayu berbicara
dan daun berbicara,lembar lembar buku berbicara
jika akhirnya kau tetaptak bisa 
mendengar apa apa
maka berjalanlah dibelakang suara kata kata hatimu

Rabu, 01 Maret 2017

GAMANG

rindu ini masih gamang aku terjemahkan
aku takut salah
apakah aku benar benar benar merindukan
bulat bola matamu
atau aku sedang merindukan rasa pedas,
asam,dan asin pada masakanmu...?
ada rindu yang cindong ingin mendengarkan lagi kau berkata
namun ingatanku juga gampang mengulang cara kau tertawa


aku masih kebingungan menjembatani
rinduku padamu dan kesendirianku di kota ini
aku bekerja,melewati tempat yang sama berulang kali
makan siang di warung yanng itu itu saja
lalu mengunyah setiap suapan sebagai
kesunyiann yang susah di utarakan


kadang aku berdoa selesai bekerja
tidak di kembalikan ke kedamaian yang setiap waktu susah sekali berlalu
atau ketika kembali,di deppan pintu aku mencium wangi masakanmu
dan melihatmu di dapur dengan baju tanpa lengan
tengah mengaduk gula di wajan


padas kerumitan rindu ini jaraklah yang paling buat masalah
namun perihal rindu
keadilan memeng tak pernah di tegakan
jika kau yang rindu 
maka kaulah yang salah

pikiran

pada pikiranku
tak ada yang lebih baik selain mencintaimu dalam diam
sebab kata selalu memiliki pembanding
sedangkan kau tidak


pada pikiranku..
tak ada yang lebih baik 
selain mencintaimu dalam sunyi
sebab bicara selalu berakhir dengan diam 
sedangkan kau suara dalm kepalaku

Selasa, 10 Januari 2017

Perjalanan

Biarlah aku melanjutkan perjalanan ini,dan biarkan aku sibuk dengan perjalananku agar aku lupa akan bayangmu,tapi sesekali hadirlah dalam bayanganku agar aku tak lupa indahnya merindu mu

Selasa, 08 November 2016

perjalanan jauh perjalanan yang jauhini

jalan jalan yang hitam dan meliuk

yang basah saban hujan malam tadi

kadang aku membencinya jika rumah sedang kurindukan

percakapan pagi,segelas kopi dan sepotong roti

 

aku sampai dimana...?

jika kemudian harus berbelok balik dan pulang

aku mungkin tak pernah sampai sampai

sudah tak ada lagi pulang

kadang jika malam dan gelas kosongku hanya berisi rembulan

aku melihat wajahmu yang anis itu terpantul di permukaan kaca beningnya

 

aku rebah di rumput

menghadap bintang,engkau yang mana..??

 

ku tutup mataku

kulihat engkau

Jumat, 09 September 2016

seperti biasanya pagi datang dengan kekecewaan yang teramat dalam dan semakin dalam,
aku terbangun dari bayangan wajah mu,,,
enggan rasanya aku terbangun aku masih inginn berlama-lama dengan mimipiku,,,,
tapi sinar mata hari mulai mengusikku dan mengajakku untuk segera sadar akan mimpiku,,,,
sang surya pun semakin tinggi gagah seakaakan terlihat sombong memandangku yang masih teringat bayanganmu,,,,,,,
malam hanyalah ilusi bagiku, yang membuat indah sekejap lalu pergi begitu saja.
karena malam selalu menghadirkan khayalanku terhadapmu, saat sang fajar tiba malam pergi begitu saja  dan hanya menyisakan embun kekecewaan di setiap harinya.
aku harus bagai mana..?
apakah aku harus menyalahkan sang fajar...?
atau aku harus menyalahkan embun yang datang,,,,?
entahlah,,,.! mungkin aku yang terlalu menginginkanmu.